Selasa, 04 Agustus 2009

Filsafat Pemikiran Politik

Penyelenggaraan Kekuasaan

Aristoteles pernah mengatakan bahwa Plato tidak membedakan antara kekuasaan penguasa negara dengan kekuasaan seseorang terhadap istri dan anak-anaknya. Dengan kata lain, kekuasaan dalam negara dan kekuasaan dalam keluarga sama saja. Hal itu memang merupakan konsekuensi dari ajarannya yang mengatakan bahwa negara adalah suatu keluarga besar.
Jika kekuasaan dalam negara dan kekuasaan dalam keluarga sama saja, itu berarti para penguasa negara dalam menjalankan kekuasaannya harus menganggap setiap warga negara selaku anak-anaknya sendiri.

Plato mengatakan :
Para penguasa diamanatkan Tuhan pertama-tama dan terutama agar mereka menjadi penjaga yang baik sebaik seperti terhadap anak mereka sendiri.
Seolah-olah terhadap anaknya sendiri, para penguasa wajib merawat, memelihara, mengasuh, membina, mendidik, mengarahkan, dan melindungi setiap warga negara dengan penuh perhatian, penuh tanggung jawab dan kasih sayang.

Dikutip dari buku:
Fissafat Politik Plato, Aristoteles, Augustinus, Machiavelli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar